KNPI Apresiasi Bimtek Bagi Ratusan Guru Kontrak di Maybrat
Foto: Eddwin Charles Fatie/monologis.id

MAYBRAT - Sebanyak 277 calon guru kontrak di Kabupaten Maybrat mengikuti pelatihan bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Maybrat, Papua Barat

Kepala Disdikbud Korneles Kambu mengatakan demi mewujudkan visi misi Bupati dan wakil bupati yang menyatakan "cinta profesi dan sayang pelayanan" maka sektor pendidikan harus jadi prioritas guna peningkatan kualitas SDM di kabupaten Maybrat.

"Sehingga dari 8 standar mutu pendidikan, tenaga pendidik menjadi hal yang urgensi, kita harus menguatkan posisi mereka sebagai orang-orang terdepan dalam memberikan, pendidikan, pembekalan dan mengajar kita punya anak-anak," ujar Korneles usai membuka kegiatan bimtek di sekertariat kantor Bupati Maybrat, Jumat (20/11)

Ia menambahkan, dari total 277 calon guru kontrak yang ada akan disaring melalui tahap seleksi, kemudian baru ditempatkan pada 73 SD, 20 Paud, dan 13 SMP yang tersebar di wilayah Kabupaten Maybrat.

Karena itu, Korneles berharap calon guru kontrak yang nantinya akan ditempatkan supaya sesegera mungkin melakukan perekaman e-KTP kabupaten Maybrat, jika tidak maka akan digugurkan mesikpun telah lusus seleksi.

"Saudara-saudra kita yang kebetulan orang Maybrat ketika mendengar peluang ini dan datang dari luar, wajib hukum harus melakukan perekaman e-KTP kabupaten Maybrat. Kalau anda lolos mengikuti seleksi tapi yang ini tidak dilakukan saya akan kasih gugur," tegas Korneles.

Wakil Ketua Bidang Kesiswaan KNPI Maybrat, Dominggus Isir mengapresiasi langkah positif dinas pendidikan atas terselenggaranya kegiatan tersebut

"Dalam pandangan kami KNPI sebagai suatu wadah untuk yang menghimpun pemuda menyampaikan apresiasi kepada dinas pendidikan yang mana telah bersemangat membangun Maybrat lebih khusus dalam pembinaan SDM," ujar Dominggus

Menurut Dominggus, keberadaan dinas pendidikan memang memiliki fungsi sebagai eksekutor utama dalam membina dan mengangkat potensi-potensi pendidik di suatu daerah, terutama dalam konteks kekususan bagi orang asli papua yang mana sesuai amanah UU Otsus tahun 2001

"Saya bangga bahwa itu suatu kesuksesan yang luar biasa, bahwa ada 277 calon guru kontrak yang mengikuti kegiatan bimtek ini hampir mayoritas putra dan putri orang asli Maybrat ini kebijakan yang sesuai UU Otsus tahun 2001, walaupun ada sedikit warna ras saudara kita yang lain tapi itulah warga kita orang Maybrat karena perbedaan itu indah," pungkas Dominggus.