Kemenag SBB Sosialisasi Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji
Foto: M Fitrah Suneth/monologis.id

SERAM BAGIAN BARAT- Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (PHU Kemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, fokus sosialisasi pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H/ 2020 M

“Yang mana berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020 dan sosialisasi tersebut sudah dilaksanakan untuk jemaah haji asal Seram Barat, Kairatu dan Amalatu,” kata Kepala Seksi PHU Moh Haji Madjid kepada monologis.id di ruang kerjanya, Kamis (24/09)

Dikatakannya, dengan adanya keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah, KMA ini  harus disosialisakan kepada masyarakat, yang lebih penting kepada jemaah haji SBB yang gagal berangkat akibat pandemi COVID-19. Sosialisasi KMA salah satunya akan dilakukan di Kecamatan Haumual, Seram Bagian Barat.

"Untuk sosialisasi KMA di Kecamatan Huamual akan segera kita lakukan, dan intinya agar masyarakat paham dan mengerti kenapa sehingga pemerintah menunda keberangkatan jemaah haji SBB, dan bukan saja di SBB namun di seluruh jemaah haji Indonesia," akuinya.

Ia menambahkan, sosialisasi dilakukan dengan tujuan, agar masyarakat luas dapat mengetahui dan memahami secara utuh keputusan pembatalan pemberangkatan haji tahun ini, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yanga sama serta dapat saling menguatkan satu sama lainnya dan yakinlah dibalik keputusan pembatalan pemberangkatan ini ada hikmahnya bagi kita semua.

Keputusan ini diambil demi mengutamakan kesehatan dan keselamatan agar para jaman haji tidak terjangkit atau terpapar COVID-19, “Apalagi saat ini kita diperhadapkan dengan situasi pandemi COVID-19 yang belum dapat dikendalikan dan tak kunjung berkahir, untuk itu para jemaah haji SBB batal berangkat untuk menunaikan ibadah haji," jelasnya.

Tambahnya, untuk SBB sendiri jumlah jemaah haji tahun 1441 H/ 2020 masih sebanyak 89 orang, yang tersebar di beberapa desa yang ada di Kabupaten SBB. "Alhamdulillah apa yang disampaikan sudah dipahami oleh semua jemaah haji, untuk itu Madjid juga berharap agar para jemaah haji tidak berkecil hati, dan selalu bersabar, Insha Allah dan mudah mudahan tahun depan bisa ada pemberangkatan ibadah haji,” ujarnya.