Kades Idanotae Klarifikasi Insiden Pemukulan Meja Saat Pertemuan dengan BPD
One Darman Hura (Foto: Desman Telaumbanua/monologis.id)

GUNUNGSITOLI – One Darman Hura, Kepala Desa (Kades) Idanotae, Gunungsitoli Idanoi, Gunungsitoli  Sumatera Utara (Sumut) mengklarifikasi terkait insiden pemukulan meja pada pertemuan pemerintah desa dengan Badan Permusyawaratan Desa(BPD) di balai desa setempat pada Jumat (20/11) kemarin.

Dia menjelaskan, awalnya pertemuan itu membahas materi rapat  yang akan dilaksanakan pada Minggu (22/11) besok.

"Pertemuan kami dengan BPD kemarin tidak resmi hanya sebatas koordinasi. Dimana pemerintah desa sebelumnya telah melayangkan surat  pemberitahuan musyawaah desa yang akan dilaksanakan pada minggu besok,” kata One, Sabtu (21/11) sore.

Namun, lanjut dia, disela -sela pertemuan tersebut Sekretaris BPD Syukur Iman Gea  mempertanyakan  kegiatan pembentukan kelompok tanpa sosialisasi.

“Saya jawab, pembentukan kelompok tidak ada di RPJM dan LKPD serta APBDes tahun ini. Pembentukan kelompok tersebut adalah atas inisiatif masyarakat  terus membuat ADART setelah itu datang ke kita untuk dikukuhkan. Namun, penjelasan tersebut tidak diterima Sekretaris BPD,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, karena itu-itu saja yang dipertanyakan oleh Syukur Iman dan waktu sudah menunjukkan Pukul 17.30 Wib, dirinya meminta pertemuan dihentikan.

“Namun, Syukur Iman yang tidak puas dengan jawaban tersebut merasa tidak dihargai lalu memukul meja. Mungkin karena saya lelah, emosi saya juga terpancing dan akhirnya saya pun memukul meja,” jelasnya

One menyayangkan pemberitaan di beberapa media online yang memberitakan bahwa insiden tersebut karena dirinya tidak transparan dalam pengelolaan dana desa.

“Untuk hal itu saya sudah mencetak baliho untuk ditempel di kantor desa. Di baliho itu tertera LPj tahun 2019 dan APBD tahun 2020.Dan tentang  kebocoran  atap balai Desa, itu hanya bekas paku seng,” terangnya

Dirinya meminta BPD dan masyarakat jangan terprovokasi terkait insiden tersebut. “Mari kita bergandeng tangan untuk membangun desa kita yang tercinta ini," ungkapnya.

Anggota BPD Desa Idanotae Derius Hura menyesalkan insiden tersebut dibesar-besarkan.

“Saya menyaksikan sendiri kejadian pemukulan meja tersebut. Apa yang disampaikan Kades One benar adanya. Jadi, tidak ada kaitannya dengan dana desa,” kata Derius.

Dirinya berharap masalah ini bisa diselesaikan secara musyawarah.