Jika Pemilu Hari Ini, Prabowo Presiden PDIP Menang
Burhanuddin Muhtadi Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (Foto:Istimewa)

JAKARTA - Meski berulang kali gagal dalam Pilpres, tetapi nama Prabowo Subianto masih disukai rakyat. Terbukti hasil survei yang dikeluarkan Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (9/1/2021). Sementara sudah langganan PDIP tak tertandingi, berada di nomor satu.

Prabowo berada di urutan paling atas dari 33 nama capres potensial 2024, yakni di angka 22,4 persen. Dia mengungguli Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, serta Gubernur DKI Jakarta Anies yang berada di urutan kedua dan ketiga.

"Prabowo 22,4 persen, Ganjar 18 persen, Anies 15,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam akun YouTube Indikator Politik Indonesia.

Hasil survei juga menempatkan, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut, berada pada posisi paling atas dengan 26,4 persen pendukung.

Burhanuddin Muhtadi mengatakan, dalam memperoleh hasil tersebut pihaknya menanyakan kepada responden terkait pilihan mereka jika pemilihan anggota DPR RI dilakukan sekarang.

Setelah PDI-P, dalam hasil survei tersebut muncul partai Gerindra dengan perolehan 11,1 persen pemilih; Golkar 10,4 persen dan Demokrat 8,7 persen.

Sementara untuk PKB, PKS, NasDem dan PPP serta beberapa partai politik lainnya hanya mendapatkan perolehan di bawah 7 persen.

Gerindra 11,1 persen; Golkar 10,4 persen; Demokrat 8,7 persen; PKB 6,8 persen; PKS 5,3 persen; NasDem dan PPP 4,0 persen; PAN 2,5 persen, Perindo 2,0 persen dan Partai lain di bawah 1 persen," ucap Burhanuddin.

Sebagai informasi, survei yang dilakukan pada 6-11 Desember 2021 ini melibatkan 2020 responden dengan jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar proporsional di 34 provinsi.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih dan melalukan quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.