Diduga Akan Buat Aksi Ricuh, Polisi Amankan 30 Pelajar di Semarang
Foto: Andi Saputra/monologis.id

SEMARANG - Resmob Polrestabes Semarang mengamankan 30 pelajar dari berbagai sekolah yang diduga akan membuat kericuhan dalam aksi unjuk rasa buruh, di depan halaman Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng), Jalan Pahlawan Semarang, Senin (12/10).

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Benny Setyowadi mengatakan puluhan pelajar itu ditangkap aparat Kepolisian karena diduga akan menyusup dalam aksi unjuk rasa yang digelar oleh buruh dari Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN).

"Puluhan remaja tanggung ini hendak masuk ke area unjuk rasa. Kita hentikan dan periksa dan saat anggota memeriksa tas ditemukan pasta gigi yang digunakan untuk jaga-jaga kalau terkena gas air mata," ujarnya.

Menurutnya, 30 pelajar tersebut berada ditempat yang merupakan batas pengunjuk rasa buruh yang berlangsung di depan gedung DPRD Jateng. Petugas reskrim yang sudah disiagakan langsung menangkapnya.

"Puluhan remaja tanggung ini hendak masuk ke area unjuk rasa. Kita hentikan dan periksa dan saat anggota memeriksa tas ditemukan pasta gigi yang digunakan untuk jaga-jaga kalau terkena gas air mata," tuturnya.

Dia menambahkan, remaja atau pelajar sekolah ini setelah dikumpulkan langsung dibawa menggunakan truk Dalmas ke Mapolrestabes Semarang untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

"Kita akan mendata dulu dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan terkait keberadaanya di lokasi unjuk rasa buruh," ucapnya.