Senin, 31 Oktober 2022

14:32

Sebabkan Polusi Udara, PT Century Metalindo Didemo Emak-emak

Sample image

Penulis

ANDRE NANDA SAPUTRA

Sebabkan Polusi Udara, PT Century Metalindo Didemo Emak-emak

Foto: Istimewa

SERANG - Puluhan warga yang didominasi emak-emak berunjuk rasa ke PT Century Metalindo di Desa Barengkok, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten.

Mereka menagih komitmen bersama terkait penanganan polusi dampak proses produksi pabrik peleburan nikel tersebut.

Sebab, perusahaan itu dinilai tak kunjung menyelesaikan permasalahan polusi debu limbah produksi nikel yang terus merugikan warga.

"Kami menagih janji perusahaan terkait persoalan polusi udara yang bersumber dari aktivitas produksi pabrik nikel," kata Rohmat (30) warga setempat, Senin (31/10/2022).

Menurutnya, akibat polusi udara yang keluar dari cerobong asap PT Century anaknya yang berusia 10 bulan dilarikan ke rumah sakit akibat gangguan pernapasan.

"Dari dulu sampai sekarang mediasi mediasi doang tidak ada titik terang, dampak pencemaran udara anak saya umur 10 bulan di rawat 3 hari 4 malam di Rumah sakit Hermina sakit paru paru ada diagnosanya pak, kami minta pertanggung jawaban dari PT Century," kata Rohmat.

Dia mengungkapkan, anaknya di rawat karena plek hitam di paru-paru akibat debu dari PT Century.

“Kami minta pertanggung jawaban dan hilangkan debu!" tambahnya.

Rohmat memaparkan, banyak warga desa  dirugikan akibat polusi udara ini. Beberapa warga harus dilarikan ke rumah sakit akibat menderita asma dampak buruknya kualitas udara. Selain itu, debu yang dikeluarkan dari mesin produksi peleburan baja membuat tanaman warga dan pohon pohon rusak.

"Warga sudah banyak dirugikan. Maka itu, sekarang kami menagih janji PT Century katanya siap untuk menghentikan proses produksi jika tidak bisa mengantasi permasalahan polusi udara," pungkasnya.

Usai melakukan orasi, beberapa warga lantas memasang spanduk berisi tuntutan di sekitar kampung kalong masjid yang berada persis di belakang pabrik tersebut.

Aksi demontrasi dilakukan di sekitaran kampung tersebut karena 13 perwakilan dari warga bersama kepala desanya sudah berada di PT Century guna mediasi terkait permasalah warga. Aksi berjalan dengan tertib.

Awak media yang ingin mewawancara pihak perusahaan dihalangi sekuriti dengan alasan belum ada intruksi dari pimpinannya.

"Maaf pak pihak perusahaan tidak bisa diwawancarai karena belum ada intruksi dari dalam,"kata sekuriti tersebut. 

x
Monologis ID