Mulai 1 Desember, ASDP Perketat Syarat Penyeberangan
Foto: Istimewa

JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan pengetatan persyaratan menyeberang dalam rangka meningkatkan pelayanan dan aspek keselamatan perjalanan pengguna jasa ferry.

“Kami hanya menerima e-ticket Ferryzy berisi data lengkap sesuai Kartu Identitas dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta dokumen Vaksin dan hasil negatit Antigen/PCR yang valid, ditunjukkan melalui Aplikasi PeduliLindungi,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, melalui keterangan tertulis, Minggu (21/11).

Shelvy meminta bagi pengguna jasa ferry agar mengisi data penumpang dan kendaraan dengan benar sesuai Kartu Identitas dan STNK saat melakukan reservasi tiket online di Ferryzy.

“Untuk proses Check In, pengguna jasa diminta agar menyiapkan dokumen e-ticket berisi data lengkap dan Kartu Identitas masing-masing penumpang dimana akan dilakukan verifikasi data oleh petugas di pelabuhan,” kata dia.

Ketentuan ini mulai berlaku 1 Desember 2021, bagi pengguna jasa di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk. Sesuai aturan, penumpang yang berhak atas santunan asuransi adalah penumpang yang terdata sesuai tanda identitas yang sah juga.

Dalam setiap perjalanan ferry, pengguna jasa diimbau agar membeli tiket secara mandiri melalui www.ferryzy.com / aplikasi Ferryzy dan Sales Channel resmi Ferryzy yaitu Gerai Alfamart dan/ Agen BRILink. Dalam proses pengisian data agar mengisi identitas diri dan kendaraan secara lengkap sesuai KTP dan STNK, serta pastikan seluruh jumlah penumpang dalam kendaraan terdata di dalam tiket agar terdata dengan baik dan benar di dalam data manifest kapal.

"Jika pengguna jasa hanya melampirkan QR code tanpa data perjalanan, serta e-ticket tidak mencantumkan identitas diri, jumlah penumpang, golongan kendaraan, dan nomor polisi kendaraan sesuai dengan kartu identitas dan STNK, maka tidak akan dilayani di loket," ujar Shelvy menambahkan.