China Akan Tingkatkan Perlindungan Bagi Kurir Aplikasi Makanan
Seorang Kurir Makanan di Beijing China, Setelah selesai antar pesanan (foto: Reuters/Thomas Peter)

Bandar Lampung - Platform aplikasi pengiriman makanan di China akan diminta untuk menjamin pendapatan bagi para kurirnya. Jaminan tersebut diantaranya adalah besaran upah diatas upah minimum, pemberian asuransi dan Kelonggaran dalam tenggat waktu pengiriman. Hal ini diumumkan oleh pihak berwenang di China pada Senin (26/7)  seperti dilansir dari reuters.

Aturan tersebut dikeluarkan oleh Badan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar bersama dengan enam Departemen Administratif lainnya, termasuk Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, Administrasi Ruang Siber China dan Kementerian Keamanan Publik.

 

Di China sendiri Platform aplikasi pengiriman makanan yang terkenal dan sudah terdaftara di bursa. Beberapa diantaranya Meituan, Alibaba, dan Ele.me, setelah mereka menuai kritik keras dari para netizen di media sosial atas perlakuan mereka pada para kurir aplikasi antaran. Termasuk diantaranya para kurir tidak mendapatkan asuransi dan jaminan Kesehatan dasar selayaknya.

Dari ketiga pelaku platform tersebut ele.me dan Alibaba tidak memberikan tanggapan, namun pihak meituan menyatakan melalui CEO mereka Wang Xing. Bahwa Meituan telah memberikan asuransi kecelakan kerja bagi para kurir antaran mereka.

 

Aturan baru ini memberikan dampak yang mengkhawatirkan bagi para investor di bursa, dimana ketiga perusahan platform tersebut terdaftar. Ketentuan ini tentu akan memberikan tekanan biaya pekerja yang lebih tinggi.

Hal ini di buktikan dengan merosotnya harga saham meituan sebesar 14% di bursa Hangseng hongkong.