Selasa, 06 Oktober 2020

14:30

UU Cipta Kerja Disahkan, LMND NTT: Penghianatan DPR RI Terhadap Rakyat

Sample image

Penulis

Master Admin

UU Cipta Kerja Disahkan, LMND NTT: Penghianatan DPR RI Terhadap Rakyat

Foto: Istimewa

ENDE - Pengesahan Undang-Undang Omnibus Law atau cipta kerja oleh DPR RI pada Senin (05/10) sore kemarin mendapat reaksi keras Eksekuti wilayah LMND Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ini merupakan penghianatan DPR RI terhadap rakyat Indonesia yang terutama kaum tani, nelayan dan buruh. Produk UU Omnibus Law ini dinilai akan memperluas perampasan tanah, mengabaikan hak-hak buruh serta privatisasi pesisir pantai,” tegas Ketua wilayah LMND NTT, Marianus Engels Bels di Ende, Selasa (06/10).

Dia menyebutkan, Undang-undang cipta kerja ini mengatur banyak hal yang dibentuk dalam satu paket aturan atau penyederhanaan aturan agar tidak tumpang-tindih, “Tapi yang terjadi justru Undang-undang Omnibus Law menjadi hantu bagi kehidupan kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata dia.

“Pengesahan RUU Omnibus Law yang disahkan pada sore hari tadi dapat dinilai bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menjadi budak bagi investor dan menggadaikan marwah dan martabat rakyat Indonesia kepada tangan Investor,” imbuhnya.

Karena, kata Marianus, tujuan DPR untuk mengambil langkah cepat dalam sidang paripurna I tahun 2020/2021 adalah memanjakan investor dengan memberikan kemudahan perizinan investasi agar Investor bebas berkeliaran dibangsa ini.

“Kemudahan untuk memberikan izin investasi dengan menghilangan kewenangan pemerintah daerah, penghapusan amdal, memperluas perampasan tanah, dan mengabaikan hak-hak kaum pekerja.  Maka dari proses pengesahan RUU cipta kerja merupakan persekongkolan antara pemerintah, DPR dan kaum korporat untuk melenggangkan ekspansi,eksplorasi dan akumalasi di bangsa ini,” ujarnya.

Untuk itu, Eksekuti wilayah LMND NTT secara kolektif bersama EK LMND Kupang, Flores Timur, Manggarai Timur dan Ende akan melakukan aksi turun ke jalan menolak pengesahan RUU cipta kerja.

x
Monologis ID