Rabu, 09 Maret 2022

18:23

Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Internasional Krui Pro Surfing QS 5000

Sample image

Penulis

NOVAN ERSON

PESISIR BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat, terus berupaya mematangkan persiapan penyelenggaraan kejuaraan selancar Internasional Krui Pro Surfing QS 5000 yang akan digelar di Pesisir Barat Tahun  2022 ini.

Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menghadiri undangan dari Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) dalam rangka Rapat Koordinasi Rencana Penyelenggaraan Event World Surf League (WSL) 2022 dan menghadiri Event WSL Bali Pro, Halfway Kuta, Badung Bali, Selasa (8/3/2022).

Kehadiran Bupati Agus Istiqlal tersebut didampingi Ketua TP-PKK Pesisir Barat, Septi Istiqlal, Plt Staf Ahli Bupati Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Agus menjelaskan salah satu upaya Pemkab Pesisir Barat dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pesisir Barat yakni melalui gelaran kejuaraan WSL Krui Pro yang akan berlangsung tahun ini. "Kompetisi surfing internasional ini mampu mendatangkan wisman dalam jumlah yang cukup banyak," kata Bupati.

Keindahan pantai di Pesisir Barat memang telah cukup terkenal, bahkan dianggap menandingi Pantai Hawaii. Karena itu, Bupati Agus Istiqlal pun memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Dirinya sigap membenahi potensi wisata pantai, seperti membangun sarana prasarana dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Dampak positif dari terselenggaranya Krui Pro mampu memutar roda perekonomian di daerah sekitar, mulai dari penerbangan, transportasi, pedagang-pedagang lokal, penginapan, hingga rumah makan. Sementara itu, dampak sesudah event-nya adalah meningkatkan kunjungan pariwisata," terang Agus.

Masih kata Agus, hingga saat ini pihaknya terus berupaya memaksimalkan potensi yang terkandung di kabupaten yang memiliki bentangan garis pantai hingga mencapai 210 KM tersebut. "Harapannya kegiatan ini dapat mendatangkan peselancar dan investor yang diiringi oleh sponsor-sponsor yang masuk ke Pesisir Barat hingga hajat besar ini bermanfaat serta dapat menambah pembangunan di Pesisir Barat," lanjutnya.

Lebih jauh Agus memaparkan gelaran WSL Krui Pro Surfing QS 5000 sudah dianggarkan oleh Pemkab Pesisir Barat, yang diawali dari rapat koordinasi yang dilaksanakan di Bali tersebut. "Start persiapan event Krui Pro Surfing QS 5000 dimulai dan akan ditindaklanjuti kembali untuk berkoordinasi dengan stack holder yang ada. Kami meminta agar pelaksanaan Krui Pro Surfing QS 5000 dihelat pada 11-17 Juni tahun ini," ungkapnya.

Kemudian itu, Pemkab sudah menyiapkan Tempat acara event word surf league surfing (WSL) yang akan di selenggarakan di Tanjung Setia.

Bupati juga berharap agar spot surfing yang ada di Pesisir Barat bisa dimanfaatkan mulai dari pantai Wayjambu, Tanjungsetia, Mandirisejati, Walur, Labuhanjukung, dan Lemong.

Sementara itu Sekjen PSOI, Tipi Jabrik Noventin berharap pariwisata internasional ini bisa dibuka dalam waktu dekat. Dia juga mengatakan bahwa PSOI akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kementrian yang membidangi, termasuk ihwal perizinan. "Semua yang diharapkan Pemkab Pesisir Barat mudah-mudahan akan kita dukung semaksimal mungkin," ujarnya.

x
Monologis ID