Kategori

Regional     Ekonomi     Bandar Lampung     Bisnis    

Sabtu, 06 Agustus 2022, 01:20 WIB

Pangkas Birokrasi Penyaluran Pupuk, Gubernur Lampung Usul ke Menteri BUMN Berdayakan BUMDes

DEDI ROHMAN Penulis
Dedi Rohman
Pangkas Birokrasi Penyaluran Pupuk, Gubernur Lampung Usul ke Menteri BUMN Berdayakan BUMDes

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (Foto: Istimewa)

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengusulkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir agar memberdayakan BUMDes untuk memangkas birokrasi penyaluran pupuk.

Usulan tersebut disampaikan ketika memberi sambutan dalam acara Seminar Nasional Jillid 4, Membangun Aglomerasi Sumatera Bagian Selatan Tingkat Provinsi, untuk Nusantara-untuk Indonesia yang dilaksanakan di Bandarlampung, Jumat (5/8/2022).

Arinal mengatakan,  pemberdayaan BUMdes selain memangkas birokrasi juga bisa membatasi kemungkinan terjadinya penyelewengan atau kebocoran.

"Kalau bisa mudah kenapa harus dibuat sulit," kata Arinal.

Pemberdayaan BUMdes tersebut diusulkan Arinal terkait dengan program unggulan Pemprov Lampung Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan  inisiasi dan inovasi Gubernur Lampung untuk menjawab permasalahan yang dihadapi petani.

Dalam pelaksaannya Gubernur selain  menjadi inisiator, juga  menjadi penjamin bagi petani yang mengajukan  pinjaman melalui program  Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan.

Implementasi KPB Tahap 2 Sudah diluncurkan di  15 Kabupaten/Kota, Peruntukan Komoditas Padi, Kopi, Lada, Kakao, Cabe, Asuransi Ternak Sapi/Kerbau, dan Asuransi Nelayan Berjaya.

"KPB menjadi sangat penting sebagai langkah peningkatan produktivitas petani di Lampung yang dapat mempermudah petani mendapatkan benih, bibit, hingga pupuk," pungkasnya.

Selain itu juga memudahkan para petani untuk mendapatkan bantuan modal usaha. Hal itu karena Pemerintah Provinsi Lampung telah menggandeng BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Lampung untuk pembiayaannya.

Capaian KPB transaksi penebusan pupuk sebesar Rp10,3 milyar; Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB sebesar Rp230 milyar kepada 6.717 debitur; AUTP seluas 30.000 Ha; Asuransi Usaha Tani Sapi/Kerbau sebanyak 2.500 ekor; Asuransi Petani Lansia sebanyak 1.176 petani; Asuransi Pekebun sebanyak 1.000 petani; Asuransi Nelayan Berjaya sebanyak 1.150 orang; dan Pemberian Beasiswa sebanyak 222 orang.

Perlu diketahui, Seminar Nasional Jillid 4 dilaksanakan oleh Masyarakat Profesional (Maspro) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengambil Tema Komitmen "Dulur Kito" Dalam Mendukung Ketahanan Pangan melalui Optimalisasi Keberadaan Ekositem BUMN-Bersinergi dengan Program Kartu Petani Berjaya Pemprov Lampung guna  meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi  Lampung.

Seminar ini dihadiri oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Lampung,  serta 7 direktur utama BUMN yang terdiri dari direktur utama PT Telkom Indonesia, direktur utama PT RNI, direktur utama PT Asuransi Jasindo, direktur utama PT PLN, direktur utama PT PTPN 7, direktur utama PT Bank Mandiri, direktur utama PT PUSRI dan Bupati/Wali Kota se-Lampung.

 

 

Berita Lainnya

Bandar Sabu Tulangbawang Bertumbangan
Sabtu, 06 Agustus 2022, 22:50 WIB

PWI Lampung Ingin 'Kawinkan' Emas Futsal Porwanas

BANDARLAMPUNG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Wirahadikusumah, berharap cabang olahraga (cabor) futsal

Sabtu, 06 Agustus 2022, 22:50 WIB

Nurul Arifin: MPO Ujung Tombak Kemenangan Golkar

BANDARLAMPUNG – Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) DPP Partai Golkar Nurul Arifin secara

Sabtu, 06 Agustus 2022, 22:49 WIB

Wabup Lampung Timur Imbau Orangtua Berikan Hak Anak

LAMPUNG TIMUR - Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam melindungi

Sabtu, 06 Agustus 2022, 22:47 WIB

Menang di MA, 22 Petani Waykanan Tagih Janji Polda Lampung

BANDARLAMPUNG – Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak permohonan Kasasi Sahlan dkk terkait perkara sengketa tanah milik