Kamis, 29 Oktober 2020

00:46

LMND NTT Kutuk Aksi Preman Persekusi Aktiviis Mahasiswa

Sample image

Penulis

Master Admin

LMND NTT Kutuk Aksi Preman Persekusi Aktiviis Mahasiswa

Ketua LMND Eksekutif Wilayah NTT, Marianus Engels Bells (Foto: Istimewa)

KUPANG - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengutuk tindakan persekusi oknum-oknum preman terhadap aktivis mahasiswa di Kupang, Selasa (27/10).

“Saat kejadian, kawan-kawan yang tergabung dalam Forum Mahasiswa untuk HAM dan Demokrasi (FORMASI) menggelar diskusi terkait aksi hari Sumpah Pemuda. Tiba-tiba mereka dikepung dan dipersekusi oleh oknum preman,” kata Ketua LMND Eksekutif Wilayah NTT, Marianus Engels Bells, Rabu (28/10).

Menurutnya, preman-preman itu tidak memiliki kapasitas apapun untuk mempersekusi kawan-kawan FORMASI yang sedang mendiskusikan konsolidasi dan manajemen aksi.

“Perlu ditegaskan bahwa preman-preman tersebut telah merusak wajah demokrasi di NTT. Apapun alasannya para oknum-oknum preman yang melakukan penggeledehan terhadap diskusi kawan-kawan FORMASI tidak memiliki kapasitas dan ini tentunya adalah pengeroyokkan untuk membungkam ruang demokrasi Indonesia,” tegasnya.

Marianus juga menyesalkan tindakan Polres Kupang Kota yang melakukan aksi penangkapan terhadap 10 orang angota FORMASI Kota Kupang, karena mendapatkan informasi sepihak dari oknum-oknum preman.

“Seharusnya pihak kepolisian ketika menerima informasi tersebut perlu diteliti, karena kawan-kawan FORMASI mereka bukan orang-orang pencuri, koruptor, atau teroris. Mereka adalah pemuda yang prihatin terhadap kondisi bangsa hari ini. Justru seharusnya Polisi menangkap oknum-oknum preman yang mengepung FORMASI,” ujar Marianus.

x
Monologis ID