Senin, 12 September 2022

20:29

Kasus Dugaan Penipuan Calon Tenaga Kerja Berakhir Damai

Sample image

Penulis

ANDRE NANDA SAPUTRA

Kasus Dugaan Penipuan Calon Tenaga Kerja Berakhir Damai

Foto: Istimewa

SERANG -  Korban praktik percaloan tenaga kerja, Umay maelani (21) dan Mega Fajar lestari (21) bisa bernafas lega lantaran uang miliknya untuk masuk kerja di salah satu perusahaan di kawasan industri modern Cikande sudah dikembalikan.

Kedua korban merupakan warga kampung Cirendol Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Kasus tersebut berakhir damai setelah diselesaikan lewat jalur kekeluargaan.

"Alhamdulillah sudah selesai. Berkas laporan polisi sudah saya cabut dan uang sudah dikembalikan," ucap Umay usai keluar dari Mapolsek Cikande, Senin (12/9/2022) dini hari sekira Pukul 24.00 Wib.

Senada disampaikan Mega. Bahawa laporannya di Polsek Cikande sudah dicabut.

"Sudah, Pak. Uang kami berdua sudah dipulangin sama Pak Alex (pemilik yayasan)," kata Mega saat ditanyai sejumlah wartawan.

"Tadinya Pak Alex ngasih uang 2 juta sama motor Scoopy buat jaminan tapi sekarang sudah dipulangin semua. Nominalnya 4,3 juta," tutup Mega.

Sementara, Masri atau Alek Kobra pemilik yayasan tenaga kerja PT Garuda Banten Perkasa (GBP) menyampaikan permohonan maaf terhadap dua pelamar yang telah memberikan sejumlah uang kepadanya.

"Saya mohon maaf, mungkin kurang tanggap. Saya pun menyatakan karena ini adalah banyaknya oknum di bawah saya yang tidak profesional sehingga imbasnya ke saya," ucap Alex saat dirumah korban Umay.

Selain Umay dan Mega, terdapat empat korban lainnya mengalami hal serupa.

"Saya siap menyelesaikan urusan ini. Saya memberikan waktu hingga tanggal 20 besok untuk 4 orang itu akan kita selesaikan di kantor," kata Alex.

x
Monologis ID