Kamis, 29 September 2022

17:41

Atasi Kelangkaan Pupuk, DPRD Lampung Dorong Petani Ubah Pola Pikir

Sample image

Penulis

REDAKSI

Atasi Kelangkaan Pupuk, DPRD Lampung Dorong Petani Ubah Pola Pikir

Anggota Komisi II DPRD Lampung Nurul Ikhwan. Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG – Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluhan sebagian besar petani di Lampung. Anggota Komisi II DPRD Lampung Nurul Ikhwan menyatakan, kelangkaan ini akan terus terjadi jika petani masih berharap pada subsidi.

“Untuk itu, kita terus berupaya mengubah pola pikir petani agar tidak selalu bergantung pada pupuk kimia,” ujar Nurul Ikhwan di Bandarlampung, Kamis (29/9/2022).

Dia menandaskan, petani harus mandiri pupuk. Caranya, dengan membuat pupuk sendiri dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

“Tanah yang selalu diberikan pupuk kimia berkepanjangan maka bagian akar tanaman akan rusak akibat unsur hara yang tertinggal. Akibat akar tanaman rusak sehingga penyerapan unsur hara yang dibutuhkan tidak terpenuhi akhirnya pertumbuhan tanaman akan terganggu. Produktivitas pun akan menurun dan biaya produksi meningkat,” kata Ikhwan.

Sementara, lanjut dia, petani terus berharap lahan yang digarap terus menerus memberikan hasil maksimal.

“Banyak yang bisa dilakukan petani untuk menambah nilai ekonomis. Seperti memanfaatkan daun kering menjadi kompos dan sebagainya. Itu yang terus saya tekankan setiap turun menemui petani,” ujar politisi PDI perjuangan itu.

Selaku mitra kerja eksekutif, Komisi II DPRD Lampung sebagai mitra selalu mendukung program-program pemerintah provinsi yang berkaitan dengan petani.

“Seperti Kartu Petani Berjaya. Kami (DPRD) mendukung program tersebut. Namun, ada bagian-bagian dari program tersebut yang harus dibenahi. Itulah tugas kami sebagai pengawasan,” ujarnya.

Ikhwan menegaskan, DPRD akan terus menggedor alokasi anggaran agar sampai ke petani.

“DPRD berperan sampai ke tingkat bawah (petani). Karena persoalan tani di Lampung cukup komplek. Ini sudah berlangsung puluhan tahun,” kata dia.

x
Monologis ID